MALANG – Saat e-sport di banyak negara berkembang cepat, perkembangan e-sport yang terjadi di Cina justru melambat. Meskipun begitu, banyak kemitraan, sponsor, dan dukungan yang diberikan pada para pemain.

Melansir pemberitaan Esport Observer, Jumat (19/7), ada banyak sponsor yang turun tangan menunjukkan apresiasinya kepada pemain. Brand pakaian olah raga Cina, Li-Ning, menandatangani kesepakatan pengesahan dengan 10 pemain profesional Edward Gaming pada Jumat (12/7) minggu lalu. Brand Cina tersebut mengumumkan bahwa mereka menandatangani kesepakatan pengesahan dengan sepuluh pemain League of Legends China dari organisasi olahraga Edward Gaming (EDG), termasuk Ming “Clearlove” Kai, Tian “Meiko” Ye, dan Hu “iBoy” Xianzhao.

Esport Observer mengatakan bahwa kesepakatan ini merupakan kali pertama bagi Li-Ning menandatangani kesepakatan dukungan pada para pemain esports secara langsung. Sebelumnya, Li-Ning pernah menandatangani perjanjian dukungan empat tahun dengan bintang NBA, Shaquille O’Neal, pada tahun 2006. Selain itu, Li-Ning juga pernah menandatangani perjanjian kemitraan dengan bintang NBA, Dwyane Wade, pada tahun 2012. Namun, kesepakatan itu menjadi “kesepakatan seumur hidup” dan diresmikan pada tahun 2018 kemarin.

Masih di tahun yang sama, Li-Ning menandatangani perjanjian sponsor dengan skuad EDG League of Legends pada Oktober 2018. Namun, penandatanganan sponsor tersebut menghadapi masalah karena Nike menandatangani sponsor pakaian eksklusif selama empat tahun dengan TJ Sports untuk League of Legends Pro League (LPL) pada bulan Februari sebelumnya.

Sponsor lainnya, Shanghai Esports Association, mengumumkan akan mendaftarkan 88 pemain dari 18 organisasi esports profesional yang memainkan tujuh gelar esports termasuk Honor of Kings, Dota 2, League of Legends, Hearthstone, Warcraft III, FIFA Online 4, dan Clash Royale, pada 10 Juli. Dengan kesepakatan ini, Shanghai esport resmi menjadi atlet esport pertama yang ada di Shanghai.

Setelah Shanghai Esport Association, Razer menandatangani perjanjian kemitraan perangkat keras eksklusif dengan perusahaan streaming langsung China HUYA untuk Liga HUYA PUBG pada 11 Juli. Liga ini memiliki total hadiah ¥ 500 ribu ($ 72,7 ribu) atau sekitar Rp 1 miliar dan diselenggarakan oleh HUYA bersama dengan perusahaan Budaya Pisang untuk periode 12-21 Juli.

Selanjutnya, brand kosmetik Biotherm Homme menandatangani kesepakatan kemitraan dengan organisasi esports, Fun Plus Phoenix (FPX) yang bersaing di LPL serta turnamen PUBG Cina.

Terakhir, World Cyber ??Games (WCG) mengumumkan bahwa mereka menandatangani perjanjian kemitraan eksklusif dengan perusahaan perangkat keras Cina Taidu untuk 2019 WCG Xi’an pada 16 Juli. Selain itu, Li “Sky” Xiaofeng, CEO Taidu juga menjadi duta gambar WCG Xi’an 2019, sebagian karena kemenangan Warcraft III di WCG 2005 dan WCG 2006.

Meskipun perkembangan esport di Cina lebih lambat dibanding yang terjadi di negara lain, perusahaan besar Cina tak kalah sigap dalam memberi dukungan sponsor pada para pemainnya. Dengan adanya dukungan sponsor yang besar ini, diharapkan perkembangan esport akan lebih meningkat.

Penulis: Risma Kurniawati
Foto: Istimewa



ABOUT US

Radar Malang Online dikelola oleh Jawa Pos Radar Malang. Sebuah media cetak terbesar di Malang Raya dengan tingkat readership lebih dari 200 ribu orang per hari. Menyajikan berita-berita terbaru dan terpercaya di Malang Raya.